
Pro. Beta. Yuli Santika
Hallo, saya Yuli!
Anggota Korps Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Saya merupakan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam angkatan 2025, Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Saya lahir di Ciamis pada 17 Juli 2007.
Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, saya aktif dalam kegiatan Pramuka dan Paskibra. Melalui kedua organisasi tersebut, saya belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Berawal dari menjadi pemimpin regu di SMP, Sekretaris OSIS di SMA, hingga menjabat sebagai Pradana Dewi Lugina, saya memperoleh banyak pengalaman berharga dalam memimpin dan bekerja sama. Saya juga berkesempatan bergabung dengan Saka Wira Kartika Kodim 0613 Ciamis serta mengikuti Raimuna Daerah Jawa Barat Tahun 2023, yang semakin memperkuat karakter dan wawasan kepramukaan saya. Ketertarikan saya terhadap dunia organisasi terus berkembang. Saya aktif di Pelajar Penggerak Merah Putih Nasional, PIK-R, serta pernah menjadi bagian dari Duta GenRe dan Duta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS. Pengalaman tersebut memperluas wawasan saya mengenai isu-isu remaja, pengembangan karakter, serta pentingnya kontribusi generasi muda bagi masyarakat.
Saya memiliki kemampuan di bidang tarik suara, PBB, conducting, dan voice over. Sejak kecil, saya memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia tarik suara sehingga beberapa kali berhasil meraih prestasi dalam berbagai lomba menyanyi dan bahkan menciptakan lagu sendiri yang berjudul "Buktikan Mimpi". Selain itu, saya juga memiliki passion di bidang makeup artist. Bagi saya, makeup bukan sekadar sarana untuk mempercantik penampilan, melainkan sebuah seni yang mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjadi media untuk mengekspresikan kreativitas dan karakter diri.
Saya percaya bahwa setiap proses merupakan kesempatan untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Berbagai pengalaman yang saya jalani telah membentuk saya menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, adaptif, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkembang.
Dalam menjalani kehidupan, saya berpegang pada moto "Sura Dira Jaya Ningrat, Lebur Dening Pangastuti", yang mengajarkan bahwa sebesar apa pun kekuatan dan keberanian yang dimiliki seseorang, semuanya akan luluh oleh kebijaksanaan, ketulusan, dan kasih sayang. Moto tersebut menjadi pedoman bagi saya untuk tetap rendah hati dalam setiap pencapaian, teguh dalam prinsip, serta senantiasa mengedepankan empati dalam setiap langkah pengabdian. Dengan semangat untuk terus membuktikan mimpi, saya berkomitmen untuk terus belajar, bertumbuh, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.